Home / Berita Bola / 3 Alasan Yang Membuat Chelsea Semakin Kurang Impresif

3 Alasan Yang Membuat Chelsea Semakin Kurang Impresif

3 Alasan Yang Membuat Chelsea Semakin Kurang Impresif – Pada minggu perdana bulan November menjelang jeda internasional, Chelsea, terdapat di atas angin. The Blues jadi salah satu klub penantang jawara di Agen Sbobet88 jejeran big four Premier League.

Anak asuh Frank Lampard teringgal enam nilai dari Leicester City yang duduk jadi runner-up sementara. Chelsea lebih-lebih unggul satu poin di atas jawara bertahan Manchester City.

Setelah dijatuhi larangan kepindahan FIFA, kehilangan Eden Hazard, dan juga menunjuk mentor yang tidak kompeten Frank Lampard, The Blues menemukan diri mereka dalam situasi yang lebih-lebih tak dapat dibayangkan oleh peminat yang paling termotivasi satu kali pun.

Tapi, setelah itu, segalanya berubah dari buruk membuat lebih jelek untuk klub London Barat karna mereka Agen Casino telah kehilangan empat dari lima partai liga terakhir mereka.

Kekalahan dari Manchester City, West Ham, Everton, dan Bournemouth, membikin Chelsea menderita.

Mengamati daftar pertandingan-pertandingan lanjutan yang luar biasa sibuk buat beker alarm bagi Chelsea. Mereka mempunyai persoalan besar yang wajib dibenahi secepatnya bila mau selalu terdapat di papan atas. Apa sih permasalahan Chelsea pada hakikatnya?

1. Mason Mount Yang Semakin Meredup
Dalam sepak bola modern, posisi nomor 10 kian kuat. Frank Lampard salah satu gelandang terjang yang bisa memasang posisi nomor 10 dengan sungguh bagus.

Di Chelsea Agen Sbobet88 beliau percayakan Mason Mount di posisi itu. di revolusi pemain baru The Blues, Mount adalah salah satu superstar pembukaan season Chelsea ketika beliau mencetak empat gol liga pada delapan partai kesatu.

Energi, tekanan tinggi, tingkat kerja, serta pergerakannya amat utama pada membantu Chelsea menampilkan sepak bola yang intens dan atraktif.

Tetapi, terakhir penampilan si pemain melemah. Produktivitasnya menurun draktis. Sejauh season ini, Mount mempunyai sejarah statistik melayangkan 26 kiriman kunci dan juga 27 kali menghasilkan peluang.

Kemampuannya menyerah cemerlang dibandingkan James Maddison (43 operan kunci serta 47 asa) dan Jack Grealish (37 kiriman kunci serta 41 peluang diciptakan). Kevin De Bruyne, gelandang nomor 10 paling top di Premier League telah Panduan Bermain Judi 368bet bikin 62 operan kunci dan juga menghasilkan 71 kans.

Persoalannya di Chelsea gak banyak pemain yang mampu menerapkan kedudukan sebagai Si Nomor 10. Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek, kelihatan enggak pernah betul-betul siap dimainkan secara reguler. Lampard nyaris tidak ada preferensi di menyerang-lini tengah.

2. Kurang Garang di Kandang
Keistimewaan eksklusif dari tiap tim yang berhasil ialah kinerja mereka buat membuat stadion kandang jadi area yang mengerikan. Chelsea yakni salah satu klub yang terkuat ketika tampil di hadapan massa sendiri.

Mereka sempat membuat rekor terkalahkan selama 85 laga sepanjang tiga tahun antara 2004 dan 2007. tapi itu dulu, The Blues saat ini kerapkali lenyai di Stanford Bridge.

Kegagalan giornata lalu dari Bournemouth adalah kegagalan Agen Sbobet Casino liga rumah ketiga Chelsea season ini, setelah sebelumnya kalah dari Liverpool dan West Ham. Mereka pun kehilangan nilai di Stamford Bridge dengan mendapatkan hasil seri versus Leicester City serta Sheffield United.

Dengan cara total, The Blues cuma mengambil 14 dari 27 nilai yang ada serta tidak mencetak lebih dari dua gol di setiap derby liga di markas mereka sejauh ini.

Di Liga Champions, situasinya kurang lebih sama. Lampard hanya memenangi satu dari tiga derby kualifikasi grup mereka di markas. Patut dicatat pula mereka terkapar di Piala Liga saat melawan Manchester United. stabilitas di home jadi situasi yang krusial buat Chelsea.

3. Lini Pertahanan Yang rapuh
Chelsea Bola88 musim ini memasang strategi ofensif yang menarik. Sayang lini pertahanan mereka yang rapuh membuat prestasi mereka kerapkali mungut.

Sejauh musim ini, pasukan Lampard hanya mengontrol empat clean sheet di semua kejuaraan. cukup Arsenal (27) yang kemalingan gol lebih banyak dari 25 gol tim London Barat di liga.

Dengan absennya Antonio Rudiger, Lampard tidak bisa suka dengan pasangan stopper tengah. Sementara Fikayo Tomori yang sempat digadang-gadang hendak jadi pemain andalan season ini kelihatannya kerapkali menjalankan blunder.

Penampilan Andreas Christensen ataupun Kurt Zouma jauh dari superior. The Blues telah kecurian gol Agen Judi banyak gol melewati bola mati atau bola udara di pada kotak. Ketidakmampuan stopper Chelsea buat membaca arah permainan dan juga memagari zona pertahanan mereka sendiri jadi tragedi.

About admin