Gojek Disebut Suntik Dana ke Transportasi ‘Online’ Afrika

Gojek Disebut Suntik Dana ke Transportasi ‘Online’ Afrika – Gojek diberitakan berinvestasi ke satu diantara perusahaan transportasi online asal Uganda, SafeBoda. Investasi ini dilaksanakan beserta anak perusahaan asuransi Allianz, Allianz X. Kedua-duanya menaruh investasi dalam putaran permodalan seri B.

Investasi ini dilaksanakan Gojek lewat tubuh usaha yang mengelola permodalan ventura ialah Go-Ventures. Awalnya, Gojek udah menaruh investasi pada aplikasi Pathao asal Bangladesh serta dan dikehendaki untuk ada kembali dalam putaran permodalan Seri B yang tengah berjalan.

Allianz X adalah satu diantara investor Gojek. Tahun 2018 lalu, perusahaan asuransi itu memberitakan udah menaruh investasi sebesar US$35 juta. Akan tetapi, belumlah ada angka tentu berapakah Gojek menaruh investasi ke SafeBoda.

Di luncurkan pada bulan Juli 2018 lalu, SafeBoda yang bertempat di Kampala ini tawarkan service transportasi serupa Gojek menurut keinginan di Uganda serta Kenya. Diluar itu, SafeBoda pula tawarkan beberapa service yang lain terhadap pembeli.

Menurut The Guardian, SafeBoda udah menghimpun US$1 juta dari Shell Foundation, Globakl Innovation Fund, Development Innovation Ventures, serta perusahaan technologi swasta pada 2016.

SafeBoda dibuat oleh seseorang pengemudi taksi Uganda serta dua ekonom Eropa. SafeBoda harus beradu dengan perusahaan service transportasi besar yang lain yang ada pada Afrika seperti Boda Taxify, Savvy Riders, Juu Boda serta Uber Kenya.

Awalnya, SafeBoda udah terima investasi dari Global Innovation Fund yang berkantor pusat di London, Inggris. Diberitakan SafeBoda mendapat permodalan sebesar US$1, 1 juta.

Beberapa waktu terakhir Gojek lakukan investasi di dua perusahaan India, Rebel Foods serta Mobile Premiere League. Rebel Foods adalah perusahaan yang beroprasi di bagian dapur cloud (cloud kitchen) , sesaat Mobile Premiere League siapkan service babak mobile.

Gojek beritanya akan lakukan patungan dengan Rebel yang memberi service technologi terhadap beberapa puluh restoran online seperti Faasos serta Behrouz Biryani.

Diluar itu, Rebel serta Gojek diberitakan bakalan bikin perusahaan patungan sejumlah US$8-10 juta untuk bawa rancangan cloud kitchen punya Rebel ke Asia Tenggara.

Dan Mobile Premiere League disuntik dana oleh Gojek pada putaran Seri A sejumlah US$30 juta. Tidak hanya Gojek, investor lain ialah Times Internet serta Sequola Capital India, seperti diadukan Deal Street Asia. Keseluruhan permodalan yang sukses dikelompokkan dari tiga investor seri A ini sejumlah US$150 juta. MPL sendiri udah tercatat di SIngapura serta pada permodalan awalnya udah menghimpun investasi 35 juta rupee India atau kurang lebih Rp71, 8 miliar.

Sekarang ini Gojek tengah menghimpun permodalan seri F sejumlah US$1 miliar. Mitsubishi Corp. , Provident Capital, Google, JD. com, serta Tencent Holdings Ltd. udah mengucurkan permodalan mereka pada putaran ini. Astra Internasional pula diberitakan mengucurkan US$100 juta akhir bulan Maret kemarin.