Home / Indonesia / Jaksa Agung Tidak Tergesa-gesa Usut Setnov |Politik

Jaksa Agung Tidak Tergesa-gesa Usut Setnov |Politik

Jaksa Agung Tidak Tergesa-gesa Usut Setnov |Politik, Jaksa Besar Meter Prasetyo mengemukakan, sampai sekarang ini penyelidik Kejaksaan Besar tetap mengusahakan melengkapi bukti-bukti terkait kasus pemufakatan jahat yang melibatkan Setya Novanto terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

“Tidak butuh persentase lah, kita jalan tetap, kita tak akan grasak- grusuk,” papar Prasetyo di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/12). Prasetyo menentukan bahwa penyelidik telah mendapati indikasi pidana dalam kasus tersebut. Tapi, penyelidik membutuhkan penambahan data buat tentukan pelanggaran pidana yang dimaksud.

Walau demikian, sampai sekarang ini, penyelidik pula belum mengundang Setya Novanto buat dimintai keterangannya. “Kapan dipanggil (Novanto), itu ada mekanisme husus,” tukas Prasetyo. Pada Awal Mulanya, dalam jumpa dgn entrepreneur migas Riza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Novanto diduga mencatut nama Presiden buat meminta keuntungan berupa saham terhadap PT Freeport.

Kasus ini pula berlanjut di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) sesudah dilaporkan oleh Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Ujungnya, Novanto mengundurkan dari kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat pada waktu sidang di MKD. Biarpun terhadap diwaktu itu Novanto dinilai sudah melanggar kode etik Dewan Perwakilan Rakyat.

About admin