Juve Kalahkan Cagliari Dengan Skor Telak 3-0

Juve Kalahkan Cagliari Dengan Skor Telak 3-0 – Juventus buka kompetisi Serie A – kasta terpuncak Liga Italia – dengan kemenangan telak atas Cagliari di Juventus Fase, Sabtu (19/8/2017) .

Tuan tempat tinggal menang 3-0 karena gol Mario Mandzukic (12′) , Paulo Dybala (45′) , serta Gonzalo Higuain (66′) .

Pertandingan ini mendatangkan rekor untuk Gianluigi Buffon. Kapten Juventus itu memerankan kompetisi ke-620 di Serie A, unggul satu pertandingan dibanding legenda AS Roma, Francesco Totti.

Buffon juga bikin catatan positif dengan menggagalkan penalti Diego Farias pada menit ke-39.

Bermain dimuka pendukungnya sendiri, Juventus berhasil menguasai jalannya kompetisi.

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, turunkan sebagian besar pemain lama serta menaruh pemain-pemain baru mereka.

Juventus segera unggul di menit ke-12 lewat sepakan Mario Mandzukic hasil umpan silang dari Stephan Lichtsteiner.

Cagliari pernah memperoleh kesempatan emas sehabis wasit Fabio Maresca menunjuk titik putih.

Setelah lihat siaran ulang, Maresca menyebutkan kalau Alex Sandro tidak mematuhi Duje Cop di kotak terlarang.

Kapten Cagliari Diego Farias yang ditunjuk jadi algojo tidak berhasil menyelesaikan tugasnya.

Bola hasil tendangannya ditepis oleh Gianluigi Buffon.

Juventus melipat-gandakan kelebihan pada menit ke-45 sehabis akselerasi Paulo Dybala tidak memperoleh pengawasan dari lini belakang Cagliari.

Dybala menyongsong umpan lambung Miralem Pjanic dengan melepaskan diri dari jebakan offside.

Pemain asal Argentina itu tinggal bertemu dengan penjaga gawang Cagliari serta melesakkan sepakan yang tidak dapat diantisipasi oleh Alessio Cragno.

Di tahap ke-2, Juventus tidak mengendorkan intensitas serangan.

Akhirnya Juventus berhasil menaikkan gol di menit ke-66 lewat Gonzalo Higuain.

Berdiri bebas di kotak penalti, Higuain dengan leluasa menembak ke gawang Cagliari serta berbuah gol.

Score tidak beralih sampai akhir kompetisi.

Tiga point dari Cagliari itu jadi modal bernilai untuk Juventus untuk menjaga titel juaran Liga Italia.