Home / Uncategorized / KPK Sempat Roboh Melawan Novanto

KPK Sempat Roboh Melawan Novanto

KPK Sempat Roboh Melawan Novanto – Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka persoalan dugaan korupsi e-KTP resmi ditahan KPK. Narasi berliku berikan warna perjalanan penahanan Novanto.

Pada Jumat 10 November 2017, KPK memberitakan penetapan Novanto menjadi tersangka persoalan korupsi e-KTP utk yg ke dua kalinya. KPK sempat roboh melawan Novanto dalam praperadilan yg selanjutnya memastikan status tersangka Novanto gugur.

Surat perintah penyidikan atas nama Novanto diterbitkan KPK pada 31 Oktober 2017. Novanto dikira turut serta tindak pidana korupsi pengadaan e-KTP berbarengan dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, serta Sugiharto.

Menyandang status tersangka, Novanto di panggil KPK utk menekuni pengecekan pada Rabu (15/11) . Novanto menentukan mangkir dari panggilan itu. Dia juga tdk bersedia datang banyak 3 kali kala di panggil utk dimintai info menjadi saksi dalam persoalan yg sama.

Kurang dari 1 minggu selesai pengumuman penersangkaan Novanto, Rabu 15 November 2017, penyidik KPK mendatangi tempat tinggal Novanto di Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ramai berita apabila Novanto bakal dijemput paksa malam itu. Akan tetapi Novanto ‘menghilang’ maka urung dijemput KPK.

Saat sebelum menghilang, nyata-nyatanya Novanto pernah ajukan praperadilan melawan KPK. Praperadilan ini jadi yg ke dua buat Novanto dalam perkara e-KTP. ” Setnov mendaftarkan kembali praperadilan no 133 tempo hari 15 November, ” kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna.

Narasi Novanto menghilang pernah misterius. Dia dikabarkan dijemput seseorang ‘tamu’ tdk di kenal. Koleganya di DPR serta Partai Golkar, tdk tahu siapa sosok yg menjemput Novanto itu. Lantas demikianlah dengan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi.

Menghilangnya Novanto bikin KPK memasukkan nama ketua DPR itu dalam daftar pencarian orang (DPO) . Panjang narasi sampai selanjutnya Novanto ‘ditemukan’ oleh tiang lampu lewat insiden kecelakaan di daerah Permata Hijau. Dia maka dilarikan ke RS Medika Permata Hijau, Kamis (16/11) . Novanto dimaksud pengacaranya luka berat sampai alami benjol sebesar bakpao di dahinya.

” Benjol seperti bakpao, ” kata Fredrich.

Simpang siur bab bagaimana Novanto tertimpa celaka. Kepolisian Daerah Metro Jaya lewat Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan bab rangkaian kecelakaan Novanto. Sore hari saat sebelum peristiwa, Novanto didapati dijemput Hilman Mattauch, kontributor Metro TV yg waktu ini mengundurkan diri pasca-insiden itu, dari DPR. Kala kecelakaan berjalan, Novanto naik Toyota Fortuner bernopol B 1732 ZLO yg dikemudikan Hilman.

” Barusan saya berikan, sore itu (Setya Novanto) di DPR pengin di ajak (Hilman) ke Kebon Jeruk ada live di Prime Times (program Metro TV) . Jadi, dalam perjalanan seputar waktu 20. 30 WIB, ada live by phone dahulu. Driver ini ada live by phone, lantas berikan handphone-nya ke penumpang belakang, ” kata Argo, Jumat (17/11) .

Dalam situasi memegang kemudi, Hilman memainkan telpon seluler maka menimbulkan kurang konsentrasi. Kecelakaan tdk terelakkan. Novanto dibawa ke RS Medika Permata Hijau. Akan tetapi rupanya dokter dirumah sakit itu dimaksud tdk kooperatif terhadap KPK.

” Jadi, oleh karena ada kesibukan itu (live by phone) , pengemudinya lantaran kemudikan sembari pegang handphone maka tak stabil, maka sebabkan dia keluar jalur ke kanan, serempet pohon serta tabrak tiang listrik, ” ujar Argo.

Dari RS Medika Permata Hijau, ketum Golkar itu dirujuk ke RSCM Kencana. Dia dijaga ketat oleh pihak KPK. Novanto pernah menekuni pengecekan dari tim IDI yg benar-benar diperintah KPK utk berikan second opinion tentang situasi kesehatan Novanto. KPK lantas memastikan utk menahan Novanto selanjutnya membantarkannya tentang kesehatan.

Minggu, 19 November 2017, pihak instansi antirasuah resmi memindahkan Novanto dari RSCM Kencana ke Rutan KPK. Novanto dijebloskan ke Rutan KPK berkat menurut pihak RS serta IDI, yg terkait tdk butuh perbuatan medis seterusnya atau tak lagi butuh dirawat dirumah sakit.

Kala keluar dari rumah sakit kala akan dibawa ke KPK, Novanto memanfaatkan kursi roda. Dia tiba di KPK memakai rompi oranye saat sebelum menekuni pengecekan perdana. Kira-kira satu jam lamanya, Novanto di cek KPK.

Novanto mengatakan dalam situasi tdk sehat serta terluka berat selesai kecelakaan mobil. Dia selanjutnya memohon pemberian hukum terhadap beberapa pihak termasuk juga Presiden Joko Widodo serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selesai pengecekan, diakui dia tdk mengira bakal segera dibawa ke Rutan KPK.

” Saya barusan juga gak nyangka bahwa ini malam saya fikir masihlah di beri peluang utk recovery, ” kata Novanto selesai di cek di Gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2017) awal hari.

About admin