Home / Berita Umum / KPU Lamongan untuk Sementara Mencatat Ada 1.516 Surat Suara yang Rusak

KPU Lamongan untuk Sementara Mencatat Ada 1.516 Surat Suara yang Rusak

KPU Lamongan untuk Sementara Mencatat Ada 1.516 Surat Suara yang Rusak – Komisi Penentuan Umum (KPU) Lamongan untuk sesaat mencatat ada 1.516 surat nada yang rusak. Yaitu saat proses penyortiran sekaligus juga pelipatan surat nada untuk Pemilu 2019.

Ketua KPU Lamongan Imam Ghozali menjelaskan, jumlahnya itu terbagi dalam tiga type surat nada yang sekarang ini sudah tuntas dilipat. Yaitu surat nada untuk DPR RI, DPRD Propinsi serta DPD.

“Untuk DPD Rusaknya 409, DPR RI 525 serta untuk DPRD Provinsi yang rusak 582,” kata Ghozali waktu didapati wartawan di kantornya, Senin (11/3/2019).

Menurut Ghozali, rusaknya rata-rata sebab potongan yang tidak simetris serta ada bercak tinta pada surat nada. Jumlahnya surat nada rusak itu bertambah karena masih tetap ada dua type surat nada yang masih juga dalam proses penyortiran serta pelipatan. Yaitu surat nada DPRD kabupaten serta surat nada presiden serta wapres.

“Prediksi kami, minggu ini penyortiran serta pelipatan surat nada akan tuntas semua,” jelas Ghozali sambil menuturkan jika rusaknya surat nada itu akan diadukan ke KPU propinsi.

Lepas dari masalah surat nada, KPU semakin santer lakukan publikasi pemilu ke banyak kelompok di Lamongan. Bahkan juga, beberapa pengrajin batik catat di Lamongan yang diketahui dengan Batik Sendang mengatakan siap memberi dukungan KPU dalam menyukseskan Pemilu 2019.

“Kami menjadi penduduk siap turut terlibat untuk kesuksesan pemilu kelak serta tentu saja akan ada nanti di Rabu, 17 April yang akan datang,” kata Kepala Desa Sendangagung, Supodo, dalam publikasi Pemilu 2019 yang diselenggarakan Relawan Demokrasi segmentasi Kebiasaan Istiadat serta Kebudayaan KPU Lamongan, di Balai Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran.

Lalu Komisioner KPU Lamongan Divisi SDM serta Parmas, Emha Fatkhurrohman menjelaskan, KPU Lamongan tengah menggencarkan publikasi Pemilu 2019. “Pekerjaan publikasi ini adalah usaha KPU Lamongan untuk tingkatkan keterlibatan pemilih dalam Pemilu 2019 yang akan datang. Dimana KPU RI dengan nasional membidik 77 % keterlibatan penduduk,” pungkas Fathur.

About admin