Manchester City Pada Pertandingan Derby Minggu Akhir ini

Manchester City Pada Pertandingan Derby Minggu Akhir ini – Tidaklah ada bunga merah di dada gelandang Manchester United Nemanja Matic minggu akhir tempo hari. Gak pengin jadi masalah berkesinambungan, Matic memaparkan pertimbangannya. Mengapa?

Tiap-tiap tanggal 11 November, Inggris serta sekian banyak negara di belahan dunia beda, kerapkali rayakan suatu hari bernama Remembrance Day.

Mulai akhir Oktober hingga pertengahan bulan November, jangan sampai kaget apabila menyaksikan banyak pemain Premier League memakai suatu isyarat bunga di jersey mereka yg biasa dimaksud Remembrace Poppy atau dalam bahasa Indonesia dimaksud Bunga Poppy atau Bunga Merah. Itu trik mereka mereka turut rayakan Remembrance Day.

Remembrance day merupakan hari dimana Inggris serta sekian banyak negara sekutunya mengingat layanan banyak pahlawan yg gugur di Perang Dunia I. Sebelumnya Remembrance day ini dilaksanakan oleh orang Amerika Serikat sebelum meluas ke pelosok dunia.

Namun, gak dikit juga yg mengkritik perbuatan ini lantaran dianggap cuma untuk arena show off kalau mereka perduli bakal korban perang. Tidak hanya itu juga ada yg menampik lantaran merasa banyak negara sekutu itu merupakan sumber khusus perperangan.

Juga ada pesepakbola Premier League ang menampik memanfaatkannya, gelandang Manchester United Nemanja Matic. Cuma pemain 31 tahun itu yg gak memakai bunga merah di dadanya kala Setan Merah berkunjung ke markas Bournemeouth dua hari kemarin.

Buat Matic, memakai bunga merah itu cuma bakal menghidupkan kembali cerita lama tidak baik kala ia tetap berumur 12 tahun. Kala itu negara aslinya Serbia (Masa itu tetap bernama Yugoslavia) tetap berkecamuk perang saudara serta kampung halamannya, Vrelo, jadi arah bom NATO yg menewaskan banyak orang-orang periode 24 Maret-10 Juni 1999.

Bunga Merah di Jersey serta Trauma Matic Bakal Perang SaudaraPara pemain Man United tidak cuman Matic memakai bunga merah di dada (Catherine Ivill/Getty Images)

” Saya sangatlah tahu argumen beberapa orang memakai poppies, saya menghargai argumen mereka memanfaatkan itu serta sangatlah bersimpati terhadap siapa-siapa saja yg kehilangan orang terkasih lantaran perseteruan, ” kata Matic di account instagram-nya.

” Walau begitu, buat saya hal semacam itu cuma bakal memperingatkan pada serangan yg saya alami saat waktu kecil, bocah 12 tahun asal Vrelo yg ketakutan lantaran negaranya hancur lantaran bom Serbia pada 1999, ” sambungnya.

” Menyaksikan apakah yg saya melakukan awal kalinya, saya kira tak pas apabila saya memakai poppy di jersey saya. “

” Saya tak punya tujuan merendahkan arti poppy jadi ikon kebanggaan orang Inggris Raya atau mengejek siapa-siapa saja. Walau begitu, kita semua punyai saat terus semasing serta ini adalah pilihan saya tidak untuk memanfaatkannya. “

” Saya ingin banyak orang tahu lantaran saya udah memaparkan pertimbangannya serta saya dapat konsentrasi kembali mendukung team buat laga-laga ke depan, ” tutup Matic.

Bunga Merah di Jersey serta Trauma Matic Bakal Perang SaudaraBunga Poppy di jersey pemain Premier League (Laurence Griffiths/Getty Images)

Matic diyakinkan takkan memakai kembali bunga poppy itu kala MU hadapi Manchester City pada pertandingan derby minggu akhir ini.