Home / Berita Umum / Menteri Susi Mengaku Akan Basmi Penyeludupan Lobster

Menteri Susi Mengaku Akan Basmi Penyeludupan Lobster

Menteri Susi Mengaku Akan Basmi Penyeludupan Lobster – Menteri Kelautan serta Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan akan teruslah memerangi penyelundupan benur atau benih lobster. Selama tahun 2019 ini, KKP udah membuka 11 masalah penyelundupan benur lobster di banyak daerah seperti NTB, Bali serta selama pantai lokasi Barat Sumatera.

Bila penyelundupan tidak dibasmi, jadi lobster di Indonesia dapat habis. Kelanjutannnya, Indonesia tak kan kembali jadi penghasil, akan tetapi importir lobster.

Menjadi mencegahan, KKP sendiri udah keluarkan ketentuan berbentuk Ketetapan Menteri No 56 Tahun 2016 mengenai larangan penangkapan serta/atau pengeluaran lobster.

” Yg bertelur tidak bisa diperjual-belikan, terkecuali 15 Desember s/d 15 Februari, nah sesudah itu tidak bisa. Jadi cuma bisa yg jantan atau betina tidak bertelur, ” katanya dalam acara konfrensi wartawan di kediamannya, Jakarta, Rabu (13/3) .

Ia menuturkan, bila lobster betina ditambah lagi dalam kondisi bertelur selalu di ekspor jadi semakin lama lobster di Indonesia dapat habis. Dikarenakan lobster adalah plasma nutfah yg perkembangbiakannya tidak dapat dikerjakan dengan uji-coba laboratorium. Masalah ini ikut laku buat kepiting.

” Nah jika yg bertelurnya diambil selalu kan habis. Ya jika yg betina diambilin bertelur kembali, pengen bagaimana ada penambahan kepiting? Jawa udah habis kepiting bakau, lantas Sumatera Barat tidak ada. Saat ini kepiting bakau cuma tinggal banyak Kalimantan, Sulawesi dikit, yg banyak mangrove nya saja, sama Indonesia timur Papua, ” tangkisnya.

Ia mengatakan, di negara tetangga ialah Malaysia lobster serta kepiting dibatasi penjualannya. ” Nah jika ini selalu kita mengeluarkan yg bertelur kelak 1 hari Malaysia export kepiting, kita beli dari Malaysia. Jika selalu berikut, sumber daya kita habis, kita kelak jatuhnya beli dari orang , lantaran disana yg bertelur sejumlah diternakin, dilepaskan di alam, tidak di jual , mereka ikut miliki ketentuan, ” tangkisnya.

Dalam peluang sama, Kepala Tubuh Karantina Ikan, Pengendalian Kualitas serta Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) , Rina mengatakan Vietnam adalah negara maksud favorite beberapa penyelundup benur lobster.

” Vietnam ini adalah negara maksud akhir dari benih – benih lobster yg diambil dari Indonesia, ” katanya.

Namun, sebelum ke Vietnam, benih lobster dari Indonesia di kirim ke Singapura. ” Serta umumnya transit di Singapura. Di Singapura mereka dapat repacking serta rebranding lantas dibawa ke Vietnam, ” tangkisnya.

Karena itu, berlangsung penurunan export lobster dari Indonesia ke Vietnam. Lantaran sekarang Vietnam udah miliki lobster sendiri yg benihnya adalah hasil selundupan dari Indonesia.

” Jika kita lihat datanya jadi Vietnam dari tahun 2012 pada waktu tempat paling tinggi mereka dapat sampai USD 18 juta, ini turun, saat ini tinggal USD 6 juta, ini turun tinggal sepertiganya dibanding tahun 2012, ” tutupnya.

About admin