Home / Uncategorized / Pedagang Jam Ditangkap Polisi Kibat Edarkan Narkoba

Pedagang Jam Ditangkap Polisi Kibat Edarkan Narkoba

Pedagang Jam Ditangkap Polisi Kibat Edarkan Narkoba – Sepekan terakhir , Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil meringkus sedikitnya 14 tersangka pengedar narkoba jenis sabu . Satu diantaranya Herman ( 34 ) , penjual jam tangan yang sering mangkal di kantor polisi . Kepala Satuan Resnarkoba Polrestabes Makassar Kompol Diary Astetika mengatakan , sebanyak 14 tersangka perdagangan sabu terjaring sejak tanggal 5 hingga 12 September . ” Kami mengungkap peredadaran gelap dan penyalahgunaan narkotika sejak sepekan , kami mengamankan 14 orang , juga dibakup Resmob Polda , ” jelasnya . Seluruh tersangka berasal dari 13 jaringan peradaran sabu yang berbeda-beda . Salah satu pria yang berhasil diringkus Herman , warga Jalan Bontomanai . Herman kata Diary bukan orang baru di lingkungan Polrestabes Makassar . Pria tambun berjenggot itu , sejak 2004 hampir setiap hari mangkal di markas polisi . Dia menjajakan jam tangan dagangannya . ” Salah satu yang kami tangkap bahkan penjual jam tangan di Polrestabes . Setiap saat di sini , ” jelas Diary . Di balik penampilannya berdagang jam tangan , Herman kata Diary ternyata sudah memata-matai aktifitas polisi . Terlebih untuk pengungkapan kasus narkotika . ” Dia ternyata sudah sering memantau di kantor polisi lalu membocorkan informasi ke sel-sel jaringannya yang lain , ” jelas Diary . Selain Herman , polisi juga membekuk 13 pria lainnya . Seperti Irwan alias Iwan , ( 45 ) , yang berprofesi pegawai harian lepas di Mapolda Sulsel . Tersangka ini dibekuk terpisah di dekat kediamannya Aspol Tello , Kecamatan Panakkukang . Selanjutnya polisi juga meringkus seorang pria lumpuh , Akri . Meski pun hanya bisa bergerak dengan bantuan kursi roda , warga Maccini Sawah itu mampu mengendalikan penjualan sabu melalui telepon genggamnya . ” Dia tidak bisa berjalan sehingga dia bertransaksi hanya menggunakan alat komunikasi , ” jelas Diary . Sementara Herman yang ditemui di Markas Polrestabes Makassar mengaku sudah berjualan jam tangan sejak 2004 . Namun , dia baru mengenal narkoba sejak beberapa bulan lalu . ” Saya hanya pakai ( sabu ) pak , tidak jual . Baru tiga kali pakai . Teman yang kasih coba-coba , ” pungkasnya .

About admin