Home / Uncategorized / Penyidik Dari Bareskrim Polri Nyatakan Hary Tanoe Sebagai Tersangka

Penyidik Dari Bareskrim Polri Nyatakan Hary Tanoe Sebagai Tersangka

Penyidik Dari Bareskrim Polri Nyatakan Hary Tanoe Sebagai Tersangka – Kepala Sisi Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengemukakan, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo bakal di check pertama kalinya jadi tersangka pada awal Juli 2017.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengambil keputusan Hary jadi tersangka dalam masalah sangkaan meneror Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto lewat media elektronik.

” Habis Lebaran, awal Juli ini. Sudah ada gagasan (di check) , ” kata Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/6/2017) .

Rikwanto mengemukakan, Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) penetapan tersangka Hary baru di keluarkan minggu ini.

Hary dipakai Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Th. 2008 berkenaan Info Transaksi Elektronik (ITE) berkenaan ancaman lewat media elektronik. Ia dilaporkan Yulianto pada awal th. 2016 kemarin.

Terlebih dulu, Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Noor Rachmat mengakui sudah terima SPDP dari Bareskrim Polri pada 15 Juni 2017.

Disana, tercantum nama Hary jadi tersangka. Nomor SPDP yang di terima Kejaksaan yakni B. 30/VI/2017/Ditipidsiber.

Dalam masalah ini, Yulianto 3x terima pesan singkat dari Hary Tanoe pada 5, 7, serta 9 Januari 2016.

(baca : Hary Tanoe : Saya Cuma Katakan, Suatu Waktu Saya Akan Pimpin Negeri Ini)

Berisi yakni, ” Mas Yulianto, kita tunjukkan siapa yang salah serta siapa yang benar. Siapa yang profesional serta siapa yang partikelir. Anda mesti ingat kekuasaan itu bakalan tidak abadi. Saya masuk ke politik misalnya di antara pemicunya ingin memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang menyukai abuse of power. Tulis kalimat saya disini, saya tentu jadi pimpinan negeri ini. Di situlah waktunya Indonesia dibikin bersih. “

Namun, Hary menyanggah meneror Yulianto. Menurut Hary, yang ditunaikan dianya itu cuma mengemukakan pandangan atau pendapat terhadap Yulianto.

” SMS ini saya bikin demikian rupa buat menyatakan saya ke politik buat buat Indonesia tambah baik, tak ada maksud meneror, ” kata Hary Tanoe.

Perkataan yang di sampaikan itu, kata Hary, jadi ketegasan sikap karena dianya keberatan seandainya Kejaksaan senantiasa menyimpulkan dianya dengan masalah korupsi restitusi pajak Mobile 8.

Padahal, dia terasa tdk berkaitan dengan masalah itu.

” Kejaksaan juga sempat buat press conference menyimpulkan dengan saya. Ya saya mesti bereaksi, nama saya rusak bila tidak, ” kata Hary.

Haru Tanoe dikira tidak mematuhi Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Th. 2008 berkenaan Info Transaksi Elektronik (ITE) berkenaan ancaman lewat media elektronik.

About admin